Sukses Panen: Tips Merawat Domba Agar Cepat Gemuk dan Sehat

Sukses Panen: Tips Merawat Domba Agar Cepat Gemuk dan Sehat – Beternak domba telah menjadi salah satu usaha yang cukup menjanjikan di berbagai daerah. Selain dagingnya yang memiliki nilai jual tinggi, permintaan domba juga meningkat pada momen-momen tertentu seperti Idul Adha, pesta pernikahan, hingga kebutuhan kuliner harian. Tidak heran, banyak peternak pemula maupun yang sudah berpengalaman ingin mengetahui cara merawat domba agar cepat gemuk, sehat, dan siap dipanen.

Merawat domba bukan hanya sekadar memberi makan, melainkan juga membutuhkan strategi yang tepat mulai dari pemilihan pakan, manajemen kandang, hingga perawatan kesehatannya. Jika semua aspek ini dilakukan secara konsisten, hasil panen akan lebih maksimal dan keuntungan pun meningkat.


Strategi Pemberian Pakan untuk Pertumbuhan Maksimal

Pakan adalah kunci utama dalam mempercepat pertumbuhan domba. Nutrisi yang tercukupi akan membantu meningkatkan bobot tubuh dan menjaga daya tahan tubuh tetap prima.

1. Hijauan sebagai Sumber Pangan Utama

Hijauan merupakan makanan pokok domba. Rumput gajah, odot, daun lamtoro, daun gamal, serta kacang-kacangan hijau sangat baik untuk menunjang pertumbuhan. Jumlah hijauan yang dibutuhkan biasanya 10–15% dari bobot tubuh domba per hari.

Contohnya, domba dengan berat 25 kg memerlukan 2,5–3,5 kg hijauan segar setiap hari. Untuk hasil optimal, hijauan sebaiknya diberikan dalam keadaan segar, tidak layu, serta dipotong kecil agar mudah dikunyah.

2. Konsentrat sebagai Penambah Energi

Selain hijauan, domba juga perlu pakan tambahan berupa konsentrat. Konsentrat berfungsi mempercepat penggemukan karena kaya energi dan protein. Bahan konsentrat bisa berupa dedak padi, jagung giling, bungkil kelapa, ampas tahu, atau kacang-kacangan.

Takaran konsentrat biasanya 1–2% dari bobot tubuh domba per hari. Jadi, domba dengan bobot 30 kg bisa diberi 300–600 gram konsentrat.

3. Suplemen, Vitamin, dan Mineral

Domba yang cepat gemuk tidak hanya membutuhkan energi, tetapi juga vitamin dan mineral. Garam mineral atau blok mineral bisa membantu melengkapi kebutuhan nutrisi yang tidak terdapat dalam pakan utama.

Selain itu, pemberian vitamin tambahan seperti vitamin A, D, dan E dapat menjaga kesehatan domba sekaligus meningkatkan nafsu makan.

4. Manajemen Jadwal Pakan

Memberi pakan domba sebaiknya dilakukan secara teratur, biasanya dua hingga tiga kali sehari. Air minum bersih juga harus selalu tersedia agar domba tidak mengalami dehidrasi.

Pakan yang diberikan harus bervariasi agar domba tidak bosan. Campuran hijauan dan konsentrat akan lebih efektif dibanding hanya mengandalkan satu jenis pakan saja.


Perawatan Kesehatan dan Manajemen Kandang

Selain pakan, kesehatan domba dan kenyamanan kandang merupakan faktor penting yang menentukan keberhasilan panen.

1. Desain Kandang yang Ideal

Kandang domba harus bersih, nyaman, dan tidak lembap. Kandang panggung biasanya lebih disukai karena memudahkan pembersihan kotoran dan menjaga tubuh domba tetap kering.

Beberapa poin penting dalam desain kandang:

  • Lantai kandang diberi celah agar kotoran jatuh ke bawah.
  • Ventilasi cukup agar udara segar bisa masuk.
  • Atap kuat untuk melindungi dari hujan dan panas.
  • Posisi kandang sebaiknya terkena sinar matahari pagi agar tidak lembap.

2. Kebersihan dan Perawatan Harian

Kebersihan kandang dan domba harus dijaga dengan baik. Kotoran yang menumpuk bisa menjadi sumber penyakit dan menghambat pertumbuhan.

Langkah yang bisa dilakukan:

  • Bersihkan kandang minimal 2–3 kali seminggu.
  • Mandikan domba secara berkala agar bulu tidak menjadi sarang kutu.
  • Potong kuku domba jika sudah panjang.
  • Cukur bulu domba bila sudah terlalu lebat untuk mengurangi risiko kelembapan.

3. Pencegahan Penyakit

Domba rentan terhadap penyakit seperti cacingan, kudis, dan diare. Pencegahan bisa dilakukan dengan:

  • Memberikan obat cacing setiap 3–6 bulan sekali.
  • Melakukan vaksinasi sesuai anjuran dokter hewan.
  • Memberikan suplemen herbal atau probiotik alami untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Jika ada domba yang sakit, segera pisahkan dari yang sehat agar penyakit tidak menular.

4. Mengurangi Stres pada Domba

Domba yang stres biasanya mengalami penurunan nafsu makan dan pertumbuhan melambat. Oleh karena itu, jangan terlalu sering memindahkan domba dan hindari suara bising di sekitar kandang.

Berikan ruang gerak yang cukup agar domba tidak saling berdesakan. Lingkungan yang tenang akan membuat domba lebih nyaman dan cepat gemuk.


Kesimpulan

Merawat domba agar cepat gemuk dan sehat membutuhkan kombinasi strategi pakan yang tepat, perawatan kesehatan, serta manajemen kandang yang baik. Hijauan, konsentrat, dan suplemen harus diberikan dalam takaran yang sesuai untuk mempercepat pertambahan bobot tubuh.

Kesehatan domba juga perlu dijaga dengan cara rutin membersihkan kandang, memberikan obat cacing, serta melakukan vaksinasi. Kandang yang nyaman, bersih, dan memiliki sirkulasi udara baik akan membuat domba lebih sehat dan terhindar dari stres.

Jika semua aspek tersebut dijalankan dengan konsisten, maka peluang untuk mendapatkan hasil panen yang melimpah akan semakin besar. Domba bisa cepat mencapai bobot ideal, sehat, dan siap dipasarkan dengan harga terbaik. Inilah kunci sukses panen domba bagi para peternak, baik pemula maupun yang sudah berpengalaman.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top