
Mengenal Bebek Khaki Campbell, Si Mesin Petelur Handal – Bebek Khaki Campbell merupakan salah satu ras bebek petelur paling populer di dunia. Julukan “mesin petelur” disematkan pada bebek ini bukan tanpa alasan, karena produktivitas telurnya dikenal sangat tinggi dan konsisten sepanjang tahun. Bagi peternak unggas, khususnya yang berfokus pada produksi telur, bebek Khaki Campbell menjadi pilihan menarik karena perawatannya relatif mudah dan hasilnya menjanjikan.
Di Indonesia, minat terhadap bebek Khaki Campbell terus meningkat seiring berkembangnya usaha peternakan bebek petelur. Selain produktif, bebek ini juga memiliki daya adaptasi yang baik terhadap berbagai kondisi lingkungan. Untuk memahami potensi dan keunggulannya, penting mengenal asal-usul, karakteristik, serta cara pemeliharaan bebek Khaki Campbell secara lebih mendalam.
Asal Usul dan Karakteristik Bebek Khaki Campbell
Bebek Khaki Campbell pertama kali dikembangkan di Inggris pada akhir abad ke-19 oleh seorang peternak bernama Adele Campbell. Tujuan awal pengembangannya adalah menciptakan bebek petelur dengan produksi tinggi yang mampu menyaingi ayam petelur. Melalui proses persilangan beberapa jenis bebek, lahirlah Khaki Campbell dengan kemampuan bertelur luar biasa.
Secara fisik, bebek Khaki Campbell memiliki ukuran tubuh sedang dengan postur ramping. Warna bulunya didominasi cokelat khaki yang khas, dengan sedikit perbedaan warna antara jantan dan betina. Bebek jantan biasanya memiliki warna kepala lebih gelap dengan kilau kehijauan, sementara betina berwarna cokelat khaki lebih merata. Paruhnya berwarna gelap dan kaki berwarna oranye kecokelatan.
Salah satu karakteristik utama bebek Khaki Campbell adalah tingkat produksi telur yang sangat tinggi. Dalam kondisi pemeliharaan yang baik, seekor bebek betina mampu menghasilkan 250 hingga 300 butir telur per tahun, bahkan beberapa sumber menyebutkan bisa lebih dari itu. Telur yang dihasilkan berukuran sedang hingga besar dengan warna cangkang putih atau krem.
Dari segi perilaku, bebek Khaki Campbell dikenal aktif, lincah, dan cukup gesit. Mereka senang bergerak dan mencari pakan, sehingga cocok dipelihara secara semi-intensif maupun dilepas terbatas. Meskipun aktif, bebek ini relatif jinak dan mudah beradaptasi dengan lingkungan baru. Sifatnya yang tidak terlalu agresif juga memudahkan pengelolaan dalam jumlah besar.
Selain produktivitasnya, bebek Khaki Campbell juga dikenal memiliki daya tahan tubuh yang baik. Mereka relatif tahan terhadap penyakit jika dipelihara dengan sanitasi kandang yang baik dan pemberian pakan seimbang. Hal ini menjadi nilai tambah bagi peternak, karena dapat menekan biaya perawatan dan risiko kerugian.
Cara Pemeliharaan untuk Produktivitas Maksimal
Untuk mendapatkan hasil optimal dari bebek Khaki Campbell, diperlukan sistem pemeliharaan yang tepat. Faktor utama yang memengaruhi produktivitas telur meliputi pakan, kandang, kesehatan, serta manajemen pemeliharaan sehari-hari.
Dari sisi pakan, bebek Khaki Campbell membutuhkan asupan nutrisi yang seimbang, terutama protein, kalsium, dan energi. Pada fase bertelur, kadar protein pakan sebaiknya berkisar antara 18–20 persen untuk mendukung produksi telur yang stabil. Pakan dapat berupa pakan pabrikan khusus bebek petelur yang dikombinasikan dengan bahan alami seperti dedak, jagung giling, atau hijauan segar. Pemberian pakan secara teratur dan cukup sangat berpengaruh terhadap jumlah dan kualitas telur.
Kebutuhan air bersih juga tidak boleh diabaikan. Bebek membutuhkan air tidak hanya untuk minum, tetapi juga untuk membersihkan paruh dan menjaga kesehatan saluran pencernaan. Pastikan air minum selalu tersedia dan diganti secara rutin agar tidak tercemar.
Dari segi kandang, bebek Khaki Campbell memerlukan lingkungan yang bersih, kering, dan memiliki sirkulasi udara baik. Kandang tidak harus luas, tetapi cukup untuk memberikan ruang gerak yang nyaman. Lantai kandang sebaiknya tidak becek untuk mencegah penyakit kaki dan infeksi. Penyediaan tempat bertelur yang tenang dan agak gelap juga penting agar bebek merasa nyaman saat bertelur.
Manajemen kesehatan dan kebersihan menjadi kunci keberhasilan beternak bebek Khaki Campbell. Kandang perlu dibersihkan secara rutin untuk mencegah penumpukan kotoran yang dapat menjadi sumber penyakit. Program vaksinasi dan pemberian vitamin tambahan dapat membantu menjaga daya tahan tubuh bebek, terutama saat perubahan cuaca ekstrem.
Selain itu, pencahayaan berperan penting dalam merangsang produksi telur. Bebek petelur idealnya mendapatkan pencahayaan sekitar 14–16 jam per hari. Jika cahaya alami tidak mencukupi, lampu tambahan dapat digunakan untuk menjaga ritme bertelur tetap stabil.
Dengan pemeliharaan yang baik, bebek Khaki Campbell dapat mulai bertelur pada usia sekitar 5–6 bulan. Produktivitasnya akan mencapai puncak pada tahun pertama hingga tahun kedua, sehingga periode ini menjadi masa paling menguntungkan bagi peternak.
Kesimpulan
Bebek Khaki Campbell merupakan pilihan unggulan bagi peternak yang ingin fokus pada produksi telur. Dengan sejarah pengembangan yang jelas, karakteristik fisik dan perilaku yang mendukung, serta tingkat produktivitas yang tinggi, bebek ini layak dijuluki sebagai mesin petelur handal. Keunggulan lainnya adalah daya adaptasi yang baik dan perawatan yang relatif mudah.
Namun, potensi besar bebek Khaki Campbell hanya dapat tercapai jika didukung oleh manajemen pemeliharaan yang tepat. Pemberian pakan bergizi, kandang yang bersih, ketersediaan air bersih, serta perhatian terhadap kesehatan menjadi faktor penentu keberhasilan. Dengan pengelolaan yang baik, beternak bebek Khaki Campbell tidak hanya memberikan hasil telur melimpah, tetapi juga peluang usaha yang menjanjikan dan berkelanjutan.